4 Ciri Arsitektur Jepang Yang Perlu Anda Ketahui

4 Ciri Arsitektur Jepang Yang Perlu Anda Ketahui – Arsitektur Jepang banyak digunakan sebagai pilihan untuk membangun sebuah rumah. Di Jepang, bahkan arsitektur ini masih banyak digunakan sangat sangat mudah dijumpai. Tidak hanya rumah, bangun lain seperti tempat makan pun banyak menggunakan arsitektur gaya ini. Berikut adalah ciri umum yang terdapat pada arsitektur gaya Jepang.

1. Keindahan Alam
Jepang memang menjadi salah satu negara yang sangat peduli dan cinta pada alam, oleh sebab itu arsitektur Jepang juga mengutamakan sentuhan alam pada bangunannya. Ornamen pada arsitektur gaya Jepang memiliki ornamen seperti tanaman khas Jepang, bonsai bahkan bambu untuk menambah nuasa Jepang yang kental pada hunian. Jika Anda ingin menerapkan arsitektur ini pada rumah Anda disarankan jangan banyak menaruh ornamen dengan banyak warna karena arsitektur Jepang umumnya memiliki warna yang simpel.ciri lain juga terlihat pada peletakan pintu geser yang dibuat menghadap taman sebagai penegas konsep dari arsitektur Jepang yang dekat dengan alam.

2. Pintu Geser
Elemen yang selalu ada pada arsitektur Jepang adalah pintu geser. pintu geser ini wajib ada pada setiap hunian yang mengusung arsitektur tersebut. Pintu geser sendiri awalnya diterapkan karena tingginya biaya yang harus dikeluarkan untuk membuat sebuah rumah di Jepang sehingga masyarakat Jepang mengakalinya dengan penggunaan pintu geser. Dengan penggunaan pintu geser Anda bisa membuat ilusi bahwa rumah tampak lebih luas. Untuk membuat pintu geser tersebut biasanya penggunaan materialnya dengan menggunakan kayu. Penggunaan kayu ini dapat membuat kesan yang lebih dekat dengan alam. Gaya arsitektur ini masih cukup populer dan bisa dijumpai di perusahaan bandar sbobet yang menggunakannya di jepang. Pintu geser tersebut, kini juga umum dibuat dengan kaca yang lebar agar memperjelas pandangan ke luar ruangan.

3. Interior Dari Alam
Interior Jepang bukan hanya sekedar menempelkan ornamen alam seperti bonsai maupun tanaman khas Jepang lainnya tapi interiornya juga terbuat dari bahan alam Jepang seperti kayu maupun bambu. Penggunaan bahan alami tersebut juga dilatarbelakangi oleh budaya masyarakat Jepang yang memang senang menggunakan material kayu pada hunian mereka. Penggunaan material kayu sendiri sebenarnya dapat membawa nuansa alam serta adanya nilai estetika. Bagi Anda yang ingin mengusung gaya arsitektur tradisional Jepang hindari penggunaan material yang tak berasal dari alam.

4. Genkan
Genkan atau pintu masuk rumah khas Jepang harus ada pada arsitektur tradisional Jepang. Penggunaan pintu ini sangat penting bagi Anda yang ingin memperoleh nuansa arsitektur tradisional Jepang yang kental pada hunian Anda. Budaya Jepang yang menggunakan sAndal dalam rumah diletakkan di area genkan tersebut.

Adanya genkan sendiri dapat menambah keunikan hunian Anda. Untuk bahan genkan sendiri umumnya menggunakan lantai dengan bahan batu serta pada bagian atasnya terbuat dari kayu. Disini, biasanya juga dilengkapi dengan rak sepatu.

[wpspw_post show_full_content=”true”]