Arsitektur berkelanjutan, Penempatan bangunan

www.archidose.org – Arsitektur berkelanjutan, Penempatan bangunan. Arsitektur berkelanjutan adalah arsitektur yang berupaya meminimalkan dampak negatif lingkungan dari bangunan dengan efisiensi dan moderasi dalam penggunaan bahan, energi, ruang pengembangan, dan ekosistem secara luas. Arsitektur berkelanjutan memakai pendekatan siuman buat tenaga serta pelestarian ilmu lingkungan dalam konsep area arahan Buah pikiran keberlanjutan, ataupun konsep ekologis, merupakan buat membenarkan kalau pemakaian pangkal energi yang ada dikala ini tidak selesai dengan dampak mudarat untuk…

Read More

Arsitektur sakral, Aspek Spiritual Dari Arsitektur Religius

www.archidose.org – Arsitektur sakral, Aspek Spiritual Dari Arsitektur Religius. Arsitektur sakral (juga dikenal sebagai arsitektur sakral atau arsitektur religius) adalah praktik arsitektur religius yang berkaitan dengan desain dan konstruksi tempat ibadah atau ruang sakral atau sengaja, seperti gereja, masjid, stupa, sinagog, dan kuil. Banyak budaya mencurahkan sumber daya yang cukup besar untuk arsitektur sakral dan tempat ibadah mereka. Ruang religius dan sakral adalah di antara bangunan monolitik paling mengesankan dan…

Read More
Latar Belakang Gaya Internasional (arsitektur)

Latar Belakang Gaya Internasional (arsitektur)

www.archidose.org – Latar Belakang Gaya Internasional (arsitektur). Gaya Internasional atau internasionalisme adalah gaya arsitektur utama yang berkembang pada tahun 1920-an dan 1930-an dan berkaitan erat dengan modernisme dan arsitektur modern. Ini pertama kali ditentukan oleh kurator Museum of Modern Art Henry-Russell Hitchcock dan Philip Johnson pada tahun 1932, berdasarkan karya arsitektur dari tahun 1920-an. Istilah arsitektur rasionalis dan gerakan modern sering digunakan secara bergantian dengan Gaya Internasional, meskipun yang pertama…

Read More